26.1.10

;)

akhirnya! impian tercapai juga: ajak temen temen nginep!
maklum, kesepian.

kemaren sabtu adaaa laras lisa debora ajeng shanna bea. tdnya mau ada betha tapi kaga jadi. waaaa sumpah itu seru banget, tidur jam 5 tidur jam 5 juga deh gua

i love you so much girls ;)

24.1.10

High School

Hi! It's been half year studying in high school tee hee. Many good experience I earned here, I really enjoy the situation.
And many differences I found of course:
First, all my schoolmates are girls
Second, togetherness and responsibility is the first priority in my school
Third, there are no 'gabut' times; unlike in secondary school :P
Fourth, I joined marching band as my extracuriccular activity. Which takes my time but I was happily tired (GPMB 2009 is cannot be forgotten)
Fifth, I changed a lot for sure.

One thing that I like best is new pals! Also old pals that get closer and closer ;)

2010

Ok, this is too late to post about new year I know.

This year resolutions:
1. GO GREEN!
2. Independent
3. Work hard
4. Respect
5. Talk Less Do More

That's all :)

28.10.09

Rainy Day

Pembuka:
dikutip dari blog lama gua yang udah off. GILA, bahagia banget sih gua waktu kelas 8, gw bacanya ngakak-ngakak sendiri

Pada suatu hari yang cerah (judulnya Rainy Day kok ini cerah?), kelas 8B ada pelajaran OR. Awalnya memang cerah, tapi lama kelamaan gerimis. Setelah itu memang gerimis, tapi lama kelamaan hujan deras.

Kami, 8B, sempat kecewa karena hujan begitu derasnya. Namun, ketika ada satu anak nekat untuk tetap main di lapangan, semua pun ngikut. Begitu juga dengan yang cewek-cewek.

Awalnya, ada yang main basket, ada yang tetep di tribun, dan gua dan Ajeng main skipping sambil lari. Haha, unik sih, tapi seru juga.

Poin plus pada masa-masa ini ialah: beberapa oknum kepleset. Bikin ngakak banget pas udah ada anak-anak kepleset.
1/ Dito pas main bola
2/ Ajeng pas main skipping
3/ Angga pas kesandung bola (fact: kesandungnya gara2 gua)

Akhirnya, yang cewek-cewek semua main bareng. Yaitu futsal. Serunya bener-bener seru. Gak terlupakan. Dan tentunya...... basah.

Well, kegiatan ini membuat saya "pulang-sekolah-langsung-tidur". Parahnya, saya tidur sampai keesokan paginya. Ajeng malah sampai sakit. Ya, akhir kata, pengalaman ini tak terlupakan.

Sunroof, Taman Safari, Dinner

Pembuka:
dikutip dari blog lama gua yang udah off. GILA, bahagia banget sih gua waktu kelas 8, gw bacanya ngakak-ngakak sendiri

A day with my best best best friends, Vani and Frian. A crazeful day. Memories that worth to remember.
Survey PLATO (Pangudi Luhur Art Of Photography) ke Taman Safari Indonesia & Taman Menteng.

Di pagi hari yang cerah, pada tanggal 11 Mei 2008, kami bertiga berkumpul di sekolah tercinta. Awalnya ada Bravado, tapi ia mengundurkan diri untuk ikut karena katanya cowok sendiri (Rendy, Bian, dan Baskara nggak bisa ikut saat itu)

Lagipula, saya sebagai bendahara dan transportnya terlambat gitu. Supri yang mengantar kami pada hari itu lupa kalau ada janji, maka beliau jalan-jalan dulu ke Senayan. GUBRAK.

Mobilpun melaju dari gedung sekolah menuju Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor. Di perjalanan, kami hanya mengobrol-ngobrol biasa, biarpun setiap hal yang diobrolin pasti kita ngakak-ngakak, tapi sekedar mengobrol. Tidak ada kejadian heboh lainnya.

Sesampainya di Taman Safari Indonesia, hal pertama yang kami lakukan adalah memotret-motret hewan yang ada di sana (beberapa dokumentasi sudah disubmit di a-indiwara.deviantart.com)

-----alah, bahasa gua kok garing banget sih daritadi?

Pas baru nyampe, kita belum gila, mungkin masih ngantuk. Motret-motret biasa dengan jendela terbuka, jadi aroma-aroma kotoran hewan menusuk indra penciuman. Gua waktu itu lagi agak pilek aja udah klepek-klepek ngehirupnya.

Akhirnya, kami menemukan inovasi baru.

Sunroof di mobil---ternyata oh ternyata---bisa dibuka!

Wild-nya mulai disini. Kita manjat-manjat kursi untuk menongolkan kepala pada sunroof. Kita moto-moto hewannya lewat situ. Asik abis, adem sih biarpun bau tak sedap seliweran tiada henti.

Di tengah jalan, ada gajah. Tingginya lebih dari mobil. Lalu kepala kami yang nongol-nongol di sunroof, sedang memotret-motret gajah tersebut.

Kurang dari lima detik setelah memotret, tangan saya dan mobil sukses disembur air liur gajah dari belalai yang sangat....... euh. EUH.

Frian dan Vani udah ngaka-ngakak aja. Setelah itu, gua mulai turun dari sunroof tapi Frian bertahan. Dia bukan korban gajah gendut (garing lo, gajah ya gendut) yang ngeludah sembarangan itu. Sekarang giliran Vani dan Frian nongol-nongol di sunroof.

Ternyata, sunroof adiktif (alaynya keluar). Gua menggusur salah satu dari mereka dan mulai memanjat lagi. Saking gilanya, saya sampai duduk di atas atap mobil, tapi berpegangan. Rasanya seperi jet coaster! Hahahaha, alay!

Ini bagian gak penting sih, tapi gua pingin cerita aja. Saking alaynya kami bertiga, sampai ditegur sama mas-masnya lho! Katanya "Dek, tolong ditutup jendelanya ya" sialan, ngomongnya pake semacem mic gitu lagi. Jadi diliatin sama orang-orang.

Setelah mengitari seluruh hewan-hewan, mobilpun berparkir di parkiran yang menanjak, one way, dan miring. Lalu kami turun dari mobil dan langsung mencari makanan.

Selesai makan, kami mengitari Taman Safari lagi, mendata harga-harga makanan yang akan dimakans saat pelaksanaan hunting mendatang, tapi ternyata bagus sekali, tidak jadi dilaksanakan di Taman Safari. Gubrak!

Oke, ini bagian pentingnya. Saya mendadak ngebet masuk sebuah wahana yaitu Rumah Hantu.

Kami mendaki tanjakan yang sangat melelahkan. Dan karena Frian mendadak sakit perut, kami bertiga memasuki area penguin-penguin yang sangat lucu. Setelah agak merasa terhibur, kami kembali mendaki naik lagi.

Di tengah perjalanan, berpapasanlah kami dengan seekor gajah yang baunya bikin Frian sakit perut kembali. Saya langsung kesal dengan gajah tersebut. Gajah-gajah TSI bawa sial!

Kami terus mendaki terus tanpa henti. Di dalam peta sih kita kira-kira sudah dekat dengan rumah hantu. Ketika bertemu satpam, saya bertanya, "Pak, rumah hantu dimana ya? Kok saya daritadi gak ketemu-temu?"

"Oh, rumah hantu itu di paling bawah dek."

Doeng! Kebayang gak kita bertiga udah pingin gelinding???? Kita udah di bagian (hampir) ke puncaknya! Sementara rumah hantu itu di bawah banget. Bahkan pake kata 'paling'! Salah petanya atau salah kami bertiga ya? Well, itu bodoh. Sebodoh-bodohnya.

Menemukan tempat istirahat, kamipun langsung duduk-duduk, gak peduli lesehan. Ya, paling enggak dapet lah. Setelah puas beristirahat, saya, Vani, dan Frian benar-benar gelinding dari atas! Haha, bukan secara tiduran, tapi lari. Rasanya kayak jet coaster.

Bayangkan, kita naik mungkin sudah mencapai 30 menit.
Turun gak ada 15 menit?!?!

Wah, tragis dan konyol sekali kami bertiga. Sampai-sampai, kami bertiga juga takut masuk ke rumah hantu. Jadi sebetulnya itu hanya bagian membuang-buang waktu saja.

Karena capek, kami ingin pulang saja. Kami menelepon Supri, dan meminta tolong dengan amat sangat agar Supripun turun dakian untuk menjemput kami.

Gua: Pri, tolong jemput kita ya di food court.
Supri: Maaf dek, tapi ini one way, jadi kamu harus balik ke atas.

~!@#$%^&*()_+|

Di mobil, kami langsung tepar di jok masing-masing.

Awalnya sempat cuma ngobrol-ngakak biasa. Lalu jalan tol membuat keinginan berbuat liar mulai bersemi. Sunrooflah korbannya.

Yang pertama mengeluarkan kepala di sunroof adalah saya. Saya merasakan angin yang sangat kencang. Maklum, di jalan tol kan lancar dan jalanannya cepat. Jadi anginnya begitu terasa sejuk dan menyegarkan. Adiktif!!! Adiktif!!!

Saya mulai iseng, yaitu promosi kepada Vani dan Frian. Ajaibnya, mereka ternyata alay juga seperti diri saya!

Frian sudah mulai capek, ia sedang membereskan barang-barangnya yang berantakan di mobil. Tiba-tiba saya berteriak 'HORAAAAS!' lalu tawa Frian meledak tiada akhirnya.

Mobil berplat B **** VI sudah tertawa-tawa melihat aksi kami bertiga yang kelewat alay. Haha, tapi betul-betul seru! Yah, mumpung tidak ketemu lagi besok-besok. Ahaha.

Sedihnya, jalan tol sudah berakhir.
Masih ada jalan tol, tapi sudah masuk kawasan Jakarta--anginnya gak sejuk.

Satu kejadian konyol lagi di perjalanan: tangan saya terjepit jendela.

Lho, bagaimana bisa?

Gua: {membuka kaca jendela mobil} tes ah, sejuk apa enggak...
Fri: udah nggak sejuk ya, Ndi?
Gua: gak tau, gua mau ngecek lagi makanya.
Gua: {menutup jendela dengan tangan yang masih tertinggal} AAAAAW!!! HAHAHA!
Fri,Van: HAHAHA
Gua: padahal maksud gua mau ngelebarin lagi kacanya malah salah pencet
Bertiga: HAHAHA
Gua: Gua tadi mau teriak kesakitan malah ketawa, Van, Fri

Eits, belum selesai.

Gua: {membuka jendela} ah, gak dingin.
Gua: {menutup jendela tanpa menarik tangan}
Fri: Jangan bilang salah pencet lagi?
Gua: Aw. Iya. Berbekas nih, merah. Ada garisnya pula
Bertiga: ngakak!

Sesampainya di Jakarta, tujuan kami adalah PL untuk menjemput satu rekan lagi, Bravado. Gak tau kenapa akhirnya dia mau ikut lagi. Di perjalanan kami bertemu dengan geng motor lho! Tapi takut mau dadah-dadahin, ntar malah diajak ribut.

Tujuan selanjutnya adalah Taman Menteng, sepanjang jalan Bravado hanya meledek-ledek Frian dan Vani.

Begitu nyampe sana, kami berempat lapar. Dan disana tidak turun. Akhirnya tidak jadi. Kami menuju sebuah restoran di dekat rumah saya, lalu makan disana.

Makannya sih cuma sebentar, tapi duduk-duduk dan menggilanya lama.

Di minuman yang dipesan salah satu dari mereka bertiga, (nama disensor) di dalam minuman itu ada semacam jelly jelly konyaku. Lalu saat konyaku terakhir yang hendak ia minum, ia tanpa sengaja menjatuhkan konyaku tersebut. Akhirnya, konyaku tersebut dengan isengnya dilempar ke meja sebelah.

Untung udah bayar, soalnya kami berempat langsung meninggalkan restoran (lari).

Hahahahaha, hari terkonyol sepanjang hidup!~

Mega Mendung 8B

Sucks Fact: post ini udah berkali2 ngulang karena kehapus terus grrrrrr >:(

Jadi setelah berbulan bulan merencanakan ke villa saya di Mega Mendung, Puncak, akhirnya kesampean juga. Tapi yang ikut ya cuma 12 orang, gajadi sekelas krn pada gabisa. Yang ikut:Audina, Rahma, Cindy, Ajeng, Nico, Angga, Vado, Iago, Cis, Rian(gua baru tau Rian ikut pagi itu juga), & Gerin.

June/17/2008
Alhamdulillah bangun pagi, pdhl gara2 ditelpon Gerin yang terlantar dan kesepian sendiri di tempat janjian bareng anak2 lain, yaitu sltp pangudi luhur. 5 menit setelah melek, Rahma Audina & Ajeng dateng. Karena tersipu atas kekerbauan gua, gua mandi. Setelah selesai mandi kita ber4 ngobrol dan ketawa ketawa aja. Kita semua ngerjain Cindy, kita bilang Audina nggak jadi ikut Mega Mendung 8B dan Cindy udah sangat sedih berhubung kalo gak ada Audina itu pasti sepi.

Biarpun ngaret, akhirnya Cindy dateng juga. Lalu, karena kami berempat jahil, Audina ngumpet di kolong meja dan Cindy nggak nyadar, padahal dia duduk di sebelah meja. Muncullah pikiran jahil di benak Audina dan kaki Cindy ditarik-tarik tapi Cindy malah nuduh gua krn gua duduk di sampingnya Cindy. Padahal, jelas-jelas itu Audina.

Nah terus sekarang anak2 cowok (termasuk Gerin yang uda nunggu dari pagi buta) udah pada dateng. Anak2 cewek kecuali Audina, ke bawah untuk menyambut mereka. Pas naik ke atas lagi, si Cindypun dikagetin ama Audina yang uda sumpek ngumpet di kolong meja. Cindypun kaget tapi dia kesenengan dan semuanya ngetawain Cindy.

Setelah berduabelas berkumpul, mulai kerasa kalo rumah gua itu kecil banget. Karena AC yang temperaturnya aja udah paling rendah tuh masih kerasa panaaas buanget. Kita sempet main Guitar Hero bentar (eh gua ngalahin Nico lho). Trs karena masih pagi dan pada laper, ada yang ngusulin untuk ke sebuah mall deket rumah dengan (rusuhnya) jalan kaki kesana.

Oh iya A***a kan baru jadian, jadi dia telponan terus sama pacarnya. Hahaha, mau digangguin sejuta umat juga tetep nempel tu kupingnya di hpnya. Tapi… ceweknya yang nelpon gitu hehehehe (kalo lo baca jangan marah ya HAHA). Sampe sampe pas jalan kaki ke mall tuh dia tetep aja telponan.

Sesampainya disana kita ketemu Nisa dan Farel, adeknya. Farel lucu banget deh, gua aja lagi main Dance Dance Revolution langsung ninggalin mesinnya sampe game over karena gemes sama Farel dan ngejar-ngejar dia. Tapi, pulang pulang Nisa bilang katanya adeknya kayak takut gitu ama gua dkk T__T hahaha

Setelah kenyang dan capek main, kita pulang juga ke rumah, tentunya dengan jalan kaki lagi. Pas nyampe di rumah, ternyata mobil dan pengemudi udah siap untuk berangkat. Trs kita berangkat deh ke sana.

Di perjalanan, teman-temanku kan kampungan tuh (peace semuanya), akhirnya pada manjat ke sunroof deh sampe disms sama Iago “Woi, kampungan lo!” apakah itu sangat buang-buang pulsa? Tentu iya karena mobilnya sebelahan.

Nah, sesampainya di Mega Mendung—perjalanan nggak kerasa, karena di mobil ya ngobrol dan ketawa-tawa terus, pertanyaan pertama yang dilontarkan adalah, “Ndi, bola billiardnya mana?” dasar, pada pingin cepet cepet main aja lo haha dan akhirnya mereka main billiard sambil ngakak-ngakak dan memakan waktu lama

Trs kan yang cewek2 bosen, akhirnya kami menuju ke kolam berenang di lantai atas. Tapiiiii, sesampainya di kolam berenang, ternyata para pengemudi dari mobil 1 dan mobil 2 lagi berenang berduaan gitu deh, kan yg cewek2 ngakak kenceng banget, yang cowok2 penasaran kenapa kita ngakak, dan berhubung mereka juga penasaran, dikejarlah Supri & Mas Aman ke kolam berenang terus diketawain sambil ditunjuk-tunjuk. Ternyata anak2 cowok ngakak lebih gak ada abisnya.

Karena tersipu, mereka berdua keluar juga dari kolam berenang. Nah sekarang gantian, anak2 cewek yang berenang. Anak2 cowok ya masih ketagihan main billiard lah, tapi ada juga yang main gitar.

Mungkin anak2 cowok udah bosen kali ya, makanya mereka pada nyusul ke kolam berenang. Pada nyebur semua, dan ada beberapa yang nekat lompat dari atas banget dan itu sangat tidak aman. Gua juga penasaran pingin coba, tapi pas nyampe di atas nyali gua langsung ciut (malu ngga si lo)

Setelah capek, semua udahan berenangnya. Nah abis berenang, beberapa main bulu tangkis. Sayang, raketnya ada 2 doang, koknya aja beli di warung sebelah. Wakakak, gak modal kita. Beberapa main billiard (lagi)

Malamnya, sebelum makan malem, anak-anak ngumpul semuanya di semacem ruang keluarga gitu. Tau gak ngumpulnya kenapa? Wakak, katanya gara-gara ketakutan kalo kalo ternyata villanya tuh angker. Yaoloh, emang pasti ada lah penunggu, tapi mereka tuh kyk takuuuut banget gitu. Kasian, tp lucu juga sih ngingetnya. Wahaha. Pas itu gua lagi main Scrabble sama Vado Rian Gerin.

Setelah tenang, kita semua makan malem, trs berduabelas bakar jagung. Tapi karena gua capek banget, gak sanggup lagi nunggu jagung. Akhirnya gua tidur duluan. Sayang banget tuh, padahal kata temen-temen, banyak kejadian seru. Katanya Ajeng kelempar bola billiard sama Cis sampe dia nangis, dan si Cis keselek jagung sampe muntah. Wakakak, kasian ya mereka berdua

June/18/2008
Udah tidurnya cepet, bangunnya masa paling akhir? Hahaha, memalukan banget ga sih tapi bodo amat deh mereka kan deket sama gua jadi ngapain gua jaim-jaim. Dan bangun-bangun tuh gua sendirian gataunya gua tidur sendirian, cewe-cewe lain pada di luar wkwkw pantesan kemaren gua leluasanya bukan main

Setelah sarapan, kita mau sok jalan-jalan pagi dan jogging gitu karena yang tadinya mau ke puncak pass gak jadi. Gataunya di depan biasa banget wkwkwk tapi tetep aja kita jalan-jalan pagi dan sok olahraga gitu. Krn disana emang olahraga terus; berenang, bulutangkis, billiard.

Sepulangnya dari jalan-jalan gak jelas, gua langsung main UNO dong secara UNO itu permainan kartu yang sangat menyenangkan. Gua main bareng anak-anak cewek + Vado, krn anak2 cowok lain pada berenang. Tentunya, Cindy dikerjain sampe nyangkul belasan kartu karena dia masih gaptek main UNO. Huehehe peace Cin, maaf ya waktu itu kami tega

Yak seperti biasa lah main bulutangkis dan billiard. Tapi kalo gak salah inget waktu itu gua gk berenang, lg gak mood aja. Padahal gua bisa berenang, gak kayak si ***** hahaha dia gak ngerti cara berenang gitu kacian deh wkwkwk yg ngerasa maaf ya

Seharian cm main bulutangkis uno billiard dan beberapa anak berenang pas tanggal 18 itu. Biarpun itu itu aja, semuanya seneng kok! Teruuus, malemnya nih yang seru. Abis makan malem, ada acara main “plesetan” yang sangat kurang kerjaan, tapi ngakak parah semuanya. Game plesetan itu kayak jayus2an ‘makan itu bukannya kuburan ya? Itu makam! Makam itu bukannya nyonya ya? Itu madam!’ nah semacam itu, biarpun jayus kita ketawanya pol loh

Nah terus beberapa anak membuat lagu “****** yang gak punya pulsa”. Maaf banget ya untuk si ****** karena udah kita buat ngambek

Akhirnya ada juga yang beda kegiatan kita, sekarang nonton sambil makan popcorn. Ya sebetulnya acara yang kita tonton tuh gak jelas gitu, tapi yang seru makan makan popcorn sama ngobrol-ngobrolnya itu lah.

Hari ini pada capek, tapi gua ngga capek soalnya nganggur aja hari ini. Pada cepet nih tidurnya, gak asik banget. Untung ada Ajeng, Vado, Angga, Rian yang masih melotot. Acara TVnya sekarang movie tentang motor gitu, terus kata Angga, “Gue pernah nonton nih film, jelek banget, masa akhirannya tokoh utamanya itu mati karena nabrak tembok pas ngebut” itu mati terkonyol, gua ketawa ngakak lah. Tapi gatau de dia sok tau apa emang betulan. Ahahahaha

Oia ada yang lupa gua sampein, kita selalu ketawa lebay kalo liat iklan HIM FRAGRANCE maaf ya gua bawa bawa merk tapi itu iklan ter-alay yang pernah gua liat sampe kita ketawain abis-abisan

Pas Ajeng udah mulai ngantuk banget, dia pules dengan cepatnya. Tapi di tengah gua ngobrol2 ama yang lain, tiba-tiba Ajeng kayak kaget gitu.

Gua : Kenapa Jeng?
Ajeng : Hm jadi tuh gua mimpi gua jatoh dari jurang, tapi pas nyampe daratan tuh gua dudukin sofa gitu
Gua : Wakakakaka! Gapapa Jeng, berarti lo nambah tinggi kalo mimpi kaget

Kan lama kelamaan yang melek itu ngantuk juga, tapi daripada garing, mendingan kita prank orang-orang tidur. Cindy dan Rahma tidur itu nyaris pelukan, dan Cindy mangap gitu. Abis itu mulut Cindy dijejelin popcorn tapi tidurnya masih nyenyak-nyenyak aja. Trs kita foto-fotoin yang pada tidur tentunya, sampe Audina bangun. Akhirnya kita ngakak-ngakak sampe ngantuk, terus tidur deh.

June/19/2008
YAAAH hari terakhir di mega mendung deh :’(
Makasih banyak gua bangun paling siang lagi oh no

Oia hari ini sempet berenang bentar dan nyiptain game gitu! Jd lomba berenang pesertanya 6 orang. Nah yang di belakang itu muter muter sampe 20 kali terus lari ke depannya abis itu yang didepannya gendong belakangnya terus berenang sampe nyampe kwkwkwkw

Pastinya abis sarapan main UNO lagi dong! Hahaha, betah amat yak gua maen UNO. Lalu, karena kami kreatif dan inovatif (a p a s i h) kami memutuskan untuk main petak umpet! The best game ever! Hahaha, dan petak umpet berjalan dengan lancar sampe waktu makan siang tiba. Tempat ngumpet gua eksotis eksotis (ga juga sih, tapi di dua tempat ini gua ga pernah ketauan): balik sofa—pdhl wkt itu Gerin uda ngelewatin, dan di balik pintu kamar mandi.

Capek juga sih kita main terus, akhirnya karena udah mau pulang ga ada salahnya kan ngumpul semua. Yang tidur aja ampe dibangunin ama Cis dengan cara kriminal huwakaka. Beberapa orang jajan eskrim (buset uda dingin jajannya masih eskrim aja)

Pas ngumpul ngumpul, yang paling ngesan ama gue pas salah satu main gitar dan banyak orang nyanyi “To Be With You – Mr. Big” waaaa pingin lagi deh kaya gitu! Oia terus pas Cindy dan Gerin dibuatin lagu sama Nico itu wakakak abis kalo gasalah lagu yang buat Cindy itu ada N**ti ama Bobi-nya deh, kalo yang buat Gerin gue masih inget banget (maaf ya ini penuh singgungan), “Namaku M***s, istriku **n*, pembantu si ***I” kalo pada ga ngerti ya alhamdulillah

Dan para mobilpun dateng terus kita pulang deh huhuhuhu sedihnya parah!!!! PINGIN LG KYK GITU! Semoga tidak saling melupakan haha kalian semua temanku loh makasih banyak ya utk semuanya. 8B yang ga ikut nyesel krn ini seru bgt~

June/20/2008
Rapotan. Amin hampir semua naik, untuk seseorang yang tersisih, be strong dan berjuang ya :D

29/09/2007

Pembuka:
dikutip dari blog lama gua yang udah off. GILA, bahagia banget sih gua waktu kelas 8, gw bacanya ngakak-ngakak sendiri

Yah basi nih uda hampir setahun kejadian ini, tapi berhubung gua baru pindah dari Multiply jadi baru ngepost
kejadian-tak-terlupakan ini deh.
P.S: maaf ya mas-mas Multiply saya pindah, terlalu canggih sih sementara saya gaptek :P

29 September 2007, masih teringat dengan jelas sejelas-jelasnya. Sehari setelah Sie Hong Day. Hari dimana anak-anak SMP PL terima raport mid semester 1. Yang sangat bahagia.

Sepulang terima raport,
gua, Laora, Rahma, Naomi, Ajeng, Vado, Nico, Angga, Rian A, dan Iago ke rumah Nico untuk buat mading.

Awalnya, dari sekolah ke rumah Nico itu nunggu di sekolahnya lama banget. Rahma kalo nggak salah ngurus dana PL Cup yang ampe lama banget. Yang gak berurusan, ya bengong (dan kebetulan nggak ada yang berurusan selain dia sendiri). Gua mimisan waktu itu, jadi nggak puasa. Akhirnya, mobil berjalan juga menuju sebuah mall untuk mencari bahan-bahan mading. Kami pake 2 mobil, Vado sama Nico. Tapi Iago berangkat sendiri.

Kita semua nggak lama di mall tersebut, uda kepingin makan. Wakak. Dan main tentunya (gak ada yang bertujuan buat tugas).

Sayang, nggak terwujud sama sekali untuk para penumpang mobil Nico. Sang Ibu yang menyetir mobil tersesat. Si Iago udah nyampe dari jaman batu dan garing nunggu di depan rumah Nico karena gak berani masuk. Vado and friends masih di jalan, tapi nggak nyasar (katanya uda deket).

Dan ternyata, mobil yang gua tumpangi itu nyasarnya jauh. Selain itu, rumahnya gak ketemu-temu. Tante, dari mall deket rumah ke rumah kok masih nyasar? Haha maaf saya hanya bercanda. Di perjalanan sesat tersebut, Tante-Mamanya-Nico (nama dirahasiakan) berusaha mengikuti mobil yang berada di depan kami. Tapi kayaknya mobil itu juga nyasar, udah gitu berusaha sembunyi dari mobil yang saya tumpangi! Jadi itu mobil berusaha jalan cepet-cepet supaya nggak kita buntutin. Sengaja banget ya? Toh platnya nggak kita inget-inget.

Akhirnya oh akhirnya, sampai juga di kediaman mereka. Hfff, sepanjang jalan kenangan sih memang tersesat, sampe nelpon oknum-oknum dari mobil Vado. Iago udah kribo nunggu di depan rumah Nico, dan akhirnya kami masuk.

Sesampainya disana, Othniel, adiknya yang lucu, sudah menyambut.
O: Abang Kado! (harusnya Vado)

Krompyang! Haha, selanjutnya sih gua nggak inget. Setelah main-main bentar sama Niel(panggilan akrab Othniel), kami makan juga akhirnya. Waktu itu kalo nggak salah saya makan nasi dengan lauk sup + kerupuk. Enak-enak kok, apalagi kita makannya bareng-bareng dan lesehan. Bener-bener seru. (Eh, kapan bikin madingnya?)

Iya, iya. Gua bikin mading. Pas bikin mading, si Niel JB JB. Dia dihujani beberapa pertanyaan.

N : Niel, disini siapa yang paling ganteng?
O : (melirik-lirik, nyari orang yang paling ganteng)
A : Gua!
I : Gua!
V : Gua!
N : (gak bersuara, tapi mata melototin Othniel)
O : Abang Nico!


Heh-heh.

I : Niel, disini siapa yang paling jelek?
O : .... kak Iago!
Semua : (tertawa terbahak-bahak ampe gila)

HA-HA.

I : Niel, abangmu ganteng gak?
O : Ganteng kok!
I : Kamu jawabnya terpaksa ya?
O : Iya kak.

HA-HA-HA-HA!

Kasihan, anak lugu gitu dibuat mainan. Cuma, jujur aja saya ngakak sekali saat itu.Unfortunately, Vado Rian dan Angga harus pulang cepet. Sodara Vado mau kerumahnya, terus karena rumah mereka bertiga deket, mereka ikut pulang. (walaupun malemnya Angga sms, 'gw sama rian diturunin vado di tengah jalan')

Sepulangnya mereka, kita main sepeda di pekarangan depan rumahnya. Paling diingat:
1/ Pas gue jatoh dari sepeda empat kali (good job)
2/ Naomi & Iago kejar-kejaran, Naomi pake sepeda Niel, Iago pake sepeda Nico
3/ Niel jatoh dari sepeda, dan Nico ngomong "sayang, kamu jangan sakit dong" tp tak lama kemudian ia berkata kepada saya, "soalnya kalo dia sakit nggak bisa gua suruh-suruh."

Selain main sepeda, kita bermain petak umpet! Yea. Yang paling berkesan itu pas Ajeng jaga, Nico ngumpet di samping bangku yang ada di sampingnya Ajeng persis tapi Ajengnya nggak nyadar. Nggak cuma itu, pas gua ngumpet di balik pot yang jelas-jelas gampang ketauan tapi malah ketemunya terakhir. Oh ya, ada lagi! (apa lagi? kayaknya smua berkesan) Laora jatoh kepleset dua kali! hahaha, pertama karena naik skateboardnya Niel yang kecil, kedua pas rebutan hong pas petak umpet. Terakhir, Iago ngumpet di genteng dan pas ngejar hong dia lompat dari genteng --> oke, sangat eksplisit.

Waktu itu gue inget banget, Niel ikutan main. Dia ngebet jadi yang jaga, tapi nggak kita bolehin. Takut curang (kan masih kecil). Untuk ngebikin dia jadi anak bawang terus, semua orang turut berpartisipasi untuk mengatakan, "Niel, jadi anak bawang kan keren, kalo jaga gak keren, jelek, gak seru lagi!" sampe akhirnya fajar berpamitan pulang, kami memutuskan untuk manjat genteng.

Ini bagian serunya. Berfoto-foto di genteng selayaknya alay. Saat itu Niel nggak diizinin untuk manjat, karena takut jatoh. Kan tempat itu bahaya. Niel sempet ngambek berat ampe mau nangis, tapi akhirnya dia oke oke saja (karena diancem nangis=tabok).

Setelah lama mengalay, akhirnya kita turun untuk makan malam. Sedihnya, gua uda dijemput. Tapi karena masih makan, saya belum beranjak jg. Jadi, setelah makan, sayapun pulang. Sedih! Tapi buat apa sedih,
biarpun gak keulang, uda pasti diinget :D